Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama Forkopimda Sumedang, BBWS Cimancis, serta Dinas Sosial meninjau lokasi terdampak banjir di Dusun Nanjungjaya, Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (13/2/2024) siang. Pj Gubernur melihat langsung warga yang terdampak di tenda darurat serta kondisi rumah yang rusak hingga ambruk, akibat terjangan banjir setinggi 3 meter dari jebolnya tanggul di Sungai Cipelang.
Didampingi Pj Bupati Herman Suryatman, Bey mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mencarikan solusi untuk menangani banjir langganan yang sering kali menggenangi ratusan rumah warga di Dusun Nanjungjaya atau Leuwi Awi saat diguyur curah hujan tinggi. “Ini kan banjir berulang ditambah curah hujan tinggi serta adanya tanggul jebol sehingga ketinggian air mencapai 3 meter. Nah kami kedepan akan carikan solusi agar masyarakat tidak terkena lagi banjir langganan ini,” kata Pj Gubernur Bey.
Diantaranya dengan melakukan relokasi ke perumahan Pamoyanan yang berlokasi di Desa Sakurjaya, atau pun menunggu selesainya Bendung Cariang yang ditarget selesai 2027. “Apakah menunggu Bendung Cariang jadi atau relokasi. Nah relokasi ini kami perhitungkan dari sisi akuntabilitas nya apakah memungkinkan, karena kan tidak sedikit rumah yang direlokasi. Tapi bagi kami adalah melihat keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Pj Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan logistik bagi korban terdampak banjir. Ia memastikan semua warga terdampak banjir saat ini dalam kondisi baik.



















